PERKERASAN JALAN

BETON PRACETAK

Aplikasi beton semen sebagai perkerasan jalan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1985 (Dept. PU, 2003), dan perkembangannya sampai saat ini terus meningkat. Hal ini dapat dilihat di jalan tol, jalan Nasional/Propinsi dan jalan Kabupaten/Kota yang telah menggunakan perkerasan beton semen.

Perkerasan beton semen mempunyai beberapa keunggulan antara lain, cocok untuk lalu lintas berat, lebih tahan terhadap cuaca panas dan tidak terjadi deformasi seperti pada perkerasan aspal, tahan terhadap pengaruh air, serta jumlah bahan yang diperlukan (agregat) untuk perkerasan beton relatif lebih rendah (± 50%) dibandingkan dengan perkerasan beraspal, pada kondisi tanah dasar dan beban lalu lintas yang sama. Masalah ketersediaan aspal saat ini menjadi pendorong pula perlunya menggunakan semen sebagai bahan perkerasan jalan. Mengingat sampai saat ini Indonesia yang memerlukan aspal 1,2 juta/tahun (Dept PU, 2008), masih mengimpor aspal sekitar 50 – 60% dari kebutuhan nasional setiap tahun.

Pada perkerasan beton semen terdapat beberapa kelemahan, di antaranya masa pelaksanaan. Karena setelah pengecoran pelat beton diperlukan waktu sekitar 30 hari untuk mencapai kekuatan rencana sebelum dibuka untuk lalu lintas dan setelah pengecoran diperlukan perawatan pelat beton yang memadai agar kualitas beton dapat terpenuhi. Hal ini sangat merugikan dan mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama bila jalan beton ini dilaksanakan di jalan-jalan yang lalu lintasnya cukup padat. Demikian pula masalah perawatan yang tidak tepat akan mengurangi umur perkerasan beton.

Perkerasan jalan beton semen pracetak dengan pelapisan AC (South Dakota)

Susunan perkerasan jalan beton pracetak dan pengangkatan melalui lifting point

LAPIS TIPIS BETON ASPAL (LTBA)

Lapis tips beton aspal (LTBA) merupakan campuran aspal panas yang dapat digunakan sebagai lapis permukaan pada perkerasan jalan yang berfungsi sebagai lapisan fungsional. LTBA dapat diaplikasikan dengan tebal padat antara 2,0 – 3,5 cm, tergantung tipe gradasi dan ukuran agregat nominal maksimum

MANFAAT

  • LTBA sebagai lapis permukaan/lapis aus serta berguna untuk pekerjaan pemeliharaan preventif atau pemeliharaan periodik
  • LTBA merupakan lapis kedap air yang dapat melindungi lapisan konstruksi dibawahnya
  • Sebagai lapis permukaan, LTBA dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan
Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kami siap bekerja sama dengan anda.

Hubungi Kami